Selamat Datang Di Blog Gani Gemilang

daun jatuh

Minggu, 14 Juli 2013

Pemrograman Pascal

a. Nama Program
Untuk keperluan dokumentasi, suatu program dapat diberi nama.  Nama program ini bersifat optional (boleh ada boleh tidak).  Jika akan diberikan nama program, maka syntaknya sebagai berikut :
Syntax :
Program NamaProgram;
NamaProgram mempunyai ketentuan sebagai berikut :
o          Karakter pertama harus Abjad.
o          Karakter kedua dan seterusnya yang diijinkan adalah Abjad, Angka dan Garis Bawah ( _ ).
(aturan ini berlaku UMUM untuk : Nama Program, Nama ConstantaNama Type Data, Nama Variabel, Nama Fungsi dan  Nama Procedure)

b. Variable
Variabel adalah suatu “wadah data” yang harus dideklarasikan dibagian deklarasi variabel sebelum dipakai dalam program.  Inilah salah satu perbedaan pokok antara PASCAL dengan BASIC.  Di dalam BASIC kita dapat memakai sembarang nama variable tanpa pusing-pusing “memesan” dulu.  Tetapi di dalam PASCAL, variabel yang akan dipakai harus “dipesan” dulu dengan dideklarasikan dalam deklarasi variabel.
Syntax :
Var   NamaVariable :  TipeVariable;

Di dalam program selanjutnya variabel dapat diisi data, dengan cara ditugasi langsung atau dibaca dari keyboard.
Berikut adalah Type Variable dalam PASCAL yang dapat dipilih
Type Variable Kisaran Nilai Ukuran Memory (Byte)
Byte Word
ShortInt
Integer
LongInt
Real
0  …  255 0 … 65535
-128 … 127
-32768 … 32757
-2147483648 … 2147483648
1 E-38 … 1E+38
1 2
1
2
4
6
Single Double
Extended
1.5 E-45 … 1.5 E+45 5.0 E-324 … 5.0 E+308
1.9E-4951 … 1.1E+4932
4 8
10
Boolean Char
String
Kondisi TRUE, FALSE satu karakter ‘a’, ‘b’,…,’z’, ‘0’,’1’,…,’9’,’^’,dll
rangkaian karakter seperti hari :( ‘senin’, ‘selasa’ ,dst)
Array Record
File
Set
Pointer
Larik karakter , numerik atau demensi Numerik, string, char
Numerik, string, larik, record
Data ordinal
Alamat memori (menunjukkan letrak data di memori)

a. Type Data
Deklarasi Type Data dipakai apabila kita akan mendefinisikan suatu Type Data kita diluar Type Data standard PASCAL.
Cara mendeklarasikan adalah :
Type   NamaTypeData = TypeDataPASCAL;

b. Constanta
Konstanta adalah suatu nilai data yang bersifat tetap selama progarm dijalankan (“run time”). Konstanta dideklarasikan dengan cara :
Syntax :
Const   NamaKonstanta = NilaiData;
Yang harus diingat adalah bahwa antara nama konstanta dengan nilai data dipisahkan tanda  = (Sama Dengan).
c. Unit
Unit adalah suatu satuan kumpulan instruksi  yang harus diaktifkan jika instruksi yang bersangkutan akan dipakai. Di dalam PASCAL ada 4 unit yang sering dipakai yaitu CRT (berhubungan dengan perintah-perintah pengaturan layar), PRINTER (berhubungan dengan media cetak printer), DOS (berhubungan dengan perintah berkaitan dengan DOS) dan GRAPH (perintah-perintah grafik).
Sebagai contoh : Clrscr, adalah prosedur untuk membersihkan layar yang ada di dalam unit CRT, maka untuk dapat memakai Clrscr, unit Crt harus di ‘Uses‘ dalam deklarasi unit.  Uses Crt dan  Clrscr, merupakan pasangan dalam arti Clrscr adalah suatu prosedur PASCAL yang menghendaki dideklarasikannya unit namanya CRT, dengan cara Uses Crt.  Prosedur lain yang memerlukan unit Crt antara lain Gotoxy(x,y), DelLine, InsLine dan lain-lain yang akan dibahas kemudian.

d. Label
Label adalah suatu nama tertentu (dapat terdiri angka atau huruf atau kombinasinya), yang dalam program nanti akan dituju oleh statemen GOTO.  Namun dalam PASCAL sesungguhnya statement GOTO ini hanya diijinkan tetapi sama sekali TIDAK DIANJURKAN.  Karena statemen Goto menyebabkan struktur program menjadi tidak jelas.
e. Fungsi dan Procedure
Pemrograman PASCAL yang terstruktur menghendaki pemecahan masalah menjadi modul-modul yang lebih kecil.  Modul ini nanti dapat diimplementasikan melalui fungsi atau prosedur, sehingga program utama hanyalah bertugas mengelola pemanggilan fungsi dan prosedur yang sudah dideklarasikan.  Pada topik fungsi dan prosedur, deklarasi ini  akan dikupas lebih jauh.
h. Procedure Write dan Writeln
Procedure Write dan Writeln digunakan untuk mencetak suatu  konstanta, variable, ekspresi atau kombinasi dua atau ketiganya, dapat berupa konstanta string atau konstanta numerik.
Syntax :
Write(‘kontanta’, ‘ekspresi’, ‘variabel’)
Writeln(‘konstanta’, ‘ekspresi’, ‘variabel’)

Rangkaian karakter yang diapit tanda petik tunggal (‘ …..karakter …’)
Write :    akan mencetak dan  posisi kursor pada baris yang sama.
Writeln :    mencetak dan kursor akan turun satu baris, ke awal  baris.
Example 1:
Begin
Write(‘Halo ‘);
Write(‘  PASCAL’); Writeln;
Write(‘HALO’);
Write(‘   PASCAL’); Writeln;
Writeln(‘Halo’);
Writeln(‘PASCAL’);
Readln;
End.
Hasil Run :
Halo   PASCAL
HALO   PASCAL
Halo
PASCAL

h. Procedure Read dan Readln
Prosedur Read dan Readln adalah untuk membaca data DARI KEYBOARD dengan hasil pembacaan akan ditampung dalam variabel yang ada dalam argumen Read dan Readln tersebut.
Syntax :
Read(NamaVar1, NamaVar2, …);
Readln(NamaVar1, NamaVar2, …);

Tidak seperti Write atau Writeln dimana argumen (apa-apa yang ada dalam tanda kurung), dapat terdiri dari konstanta, variabel atau ekspresi, maka argumen Read atau Readln hanya dapat berupa Variable-Variable yang dapat satu atau lebih, yang sudah dideklarasikan dalam deklarasi variable.  Data yang masuk haruslah sesuai dengan Type Variable yang bersangkutan.
Example 2:
{file  : P12.Pas
Nama         : Yuni   01.05.2000
Tara   01.05.2005
Hari/tgl/jam : Selasa, 10 01 01, 11.00
Kelp./passw  : SL2-F/22F
Ass          : Winnie}

Program menghitung_bilangan;
Uses Crt;;
Var
A,B,C : integer;
P,Q   : real;
Z     : string;

Begin
Clrscr;
A := 4; B:= 5; C:=A*B;
Z:= ‘SMKPGRI1NGAWI’;
Writeln(A,B,C);
Writeln(‘ISI Z = ’,Z);
Readln
End.
Hasil Run:
4520
ISI Z = SMKPGRI1NGAWI

Example:
{file : P12A.Pas
Nama         : Yuni   02.05.2000
Tara   02.05.2005
Hari/tgl/jam : Selasa, 01 10 02, 11.00
Kelp./passw  : SL2/22F
Ass          : Winnie}

Program menghitung_bilangan;
Uses Crt;
Var
A,B,C : integer;
P,Q   : real;
Z     : string;

Begin
Clrscr;
A := 4; B:= 5; C:=A*B;
Z:=’SMKPGRI1NGAWI’;
Writeln(‘A=’,A:5, ‘B=’,B:5, ‘C=’,C:5);
Writeln(‘ISI Z=’,Z:10);
Readln;
End.
Hasil Run:
A=    4    B=    5    C=   20
ISI Z =   SMKPGRI1NGAWI
Pengertian Pascal
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi(High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan bahasa yang terstruktur tersusun atas sejumlah blok.Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi. Pascal Pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971.

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:

-Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
-User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
-Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
-Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
-Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Kekurangan bahasa pascal :

-Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.

-Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
-Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
-Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar. - See more at: http://bayuzu.blogspot.com/2010/11/pengertian-pemrogaman-pascal.html#sthash.T2KAQwt9.dpufff
Pengertian Pascal
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi(High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan bahasa yang terstruktur tersusun atas sejumlah blok.Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi. Pascal Pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971.

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:

-Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
-User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
-Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
-Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
-Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Kekurangan bahasa pascal :

-Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.

-Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
-Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
-Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar. - See more at: http://bayuzu.blogspot.com/2010/11/pengertian-pemrogaman-pascal.html#sthash.T2KAQwt9.dpuf
Pengertian Pascal
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi(High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan bahasa yang terstruktur tersusun atas sejumlah blok.Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi. Pascal Pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971.

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:

-Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
-User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
-Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
-Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
-Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Kekurangan bahasa pascal :

-Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.

-Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
-Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
-Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar. - See more at: http://bayuzu.blogspot.com/2010/11/pengertian-pemrogaman-pascal.html#sthash.T2KAQwt9.dpuf

Proyek Pengembangan Sistem Informasi

Pendahuluan
Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan melalui beberapa tahap, dimana masing-masing langkah menghasilkan suatu yang lebih rinci dari tahap sebelumnya. Tahap awal dari pengembangan sistem umumnya dimulai dengan mendeskripsikan kebutuhan pengguna dari sisi pendekatan sistem rencana stratejik yang bersifat makro, diikuti dengan penjabaran rencana stratejik dan kebutuhan organisasi jangka menengah dan jangka panjang, lazimnya untuk periode 3 sampai 5 tahun. Masukan (input) utama yang dibutuhkan dalam tahap ini mencakup:
• Kebutuhan stratejik organisasi
• Aspek legal pendukung organisasi
• Masukan kebutuhan dari pengguna
Sistem stratejik dijabarkan dalam:
1. Visi dan Misi; Strategi pengembangan sistem membutuhkan keputusan politis dari pimpinan tertinggi yang telah dijabarkan dalam strategi aktivitas organisasi.
2. Analisis Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi dan kompetensi yang dimiliki. Analisis Tupoksi akan mengarah pada seberapa jauh pencapaian kinerja organisasi dapat dicapai, dengan menggunakan trend-trend penting, risiko-risiko yang harus dihadapi dan potensi peluang yang dimiliki (menggunakan analisis SWOT).
Analisa kompetensi akan memberikan gambaran yang lengkap mengenai efektivitas organisasi yang dapat dilihat dari 4 hal yaitu: sumberdaya, infrastruktur, produk layanan/jasa dan kepuasan pelanggan/ masyarakat yang dilayani.

Tahap-tahap Pengembangan Sistem

1.Tahap Perencanaan
Tahap ini merupakan suatu rangkaian kegiatan sejak ide pertama yang melatarbelakangi pelaksanaan pengembangan sistem tersebut dilontarkan. Dalam tahap perencanaan pengembangan sistem harus mendapatkan perhatian yang sama besarnya dengan merencanakan
proyek-proyek besar lainnya, seperti perencanaan pengadaan perangkat jaringan teknologi informasi (TI), rencana membangun gedung kantor 15 tingkat.
Keuntungan-keuntungan yang diperoleh jika proyek pengembangan sistem informasi direncanakan secara matang, mencakup:
- Ruang lingkup proyek dapat ditentukan secara jelas dan tegas. Unit organisasi, kegiatan ataun sistem yang mana yang akan dilibatkan dalam pengembangan ini? unit mana yang tidak dilibatkan? Informasi ini memberikan perkiraan awal besarnya sumber daya yang diperlukan.
- Dapat mengidentifikasi wilayah/area permasalahan potensial. Perencanaan akan menunjukkan hal-hal yang mungkin bisa terjadi suatu kesalahan, sehingga hal-hal demikian dapat dicegah sejak awal.
- Dapat mengatur urutan kegiatan. Banyak sekali tugas-tugas terpisah dan harus berjalan secara bersamaan/paralel yang diperlukan untuk pengembangan sistem. Tugas-tugas ini diatur dalam urutan logis berdasarkan prioritas informasi dan kebutuhan untuk efisiensi.
- Tersedianya sarana pengendalian. Tingkat pengukuran kinerja harus dipertegas sejak awal.

2.Tahap Analisis
Ada dua aspek yang menjadi fokus tahap ini, yaitu aspek bisnis atau manajemen dan aspek teknologi. Analisis aspek bisnis mempelajari karakteristik organisasi yang bersangkutan. Tujuan dilakukannya langkah ini adalah untuk mengetahui posisi atau peranan teknologi informasi yang paling sesuai dan relevan di organisasi dan mempelajari fungsi-fungsi manajemen dan aspek-aspek bisnis terkait yang akan berpengaruh atau memiliki dampak tertentu terhadap proses desain, konstruksi, dan implementasi.
Selama tahap analisis, sistem analis terus bekerjasama dengan manajer, dan komite pengarah SIM terlibat dalam titik-titik yang penting mencakup kegiatan sebagai berikut:
a. Menetapkan rencana penelitian sistem
b. Mengorganisasikan tim proyek
c. Mendefinisikan kebutuhan informasi
d. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
e. Menyiapkan usulan rancangan sistem
f. Menyetujui atau menolak rancangan proyek pengembangan sistem
Keluaran dari proses analisis di kedua aspek ini adalah masalahmasalah penting yang harus segera ditangani, analisis penyebab dan dampak permasalahan bagi organisasi, beberapa kemungkinan skenario pemecahan masalah dengan kemungkinan dan dampak risiko serta potensinya, dan pilihan alternatif solusi yang direkomendasikan.

3.Tahap Perancangan/Desain
Pada tahap ini, tim teknologi informasi bekerja sama dengan tim bisnis atau manajemen melakukan perancangan komponen-komponen sistem terkait. Tim teknologi informasi akan melakukan perancangan teknis dari teknologi informasi yang akan dibangun, seperti system basis data, jaringan komputer, teknik koversi data, metode migrasi sistem, dan sebagainya.
Sementara itu, secara paralel dan bersama-sama tim bisnis atau manajemen, dan tim teknologi informasi akan melakukan perancangan terhadap komponen-komponen organisasi yang terkait, seperti: yang akan berpengaruh atau memiliki dampak tertentu terhadap proses desain, konstruksi, dan implementasi. Selama tahap analisis, sistem analis terus bekerjasama dengan manajer, dan komite pengarah SIM terlibat dalam titik-titik yang penting mencakup kegiatan sebagai berikut:
a. Menetapkan rencana penelitian sistem
b. Mengorganisasikan tim proyek
c. Mendefinisikan kebutuhan informasi
d. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
e. Menyiapkan usulan rancangan sistem
f. Menyetujui atau menolak rancangan proyek pengembangan system
Keluaran dari proses analisis di kedua aspek ini adalah masalah-masalah penting yang harus segera ditangani, analisis penyebab dan dampak permasalahan bagi organisasi, beberapa kemungkinan skenario pemecahan masalah dengan kemungkinan dan dampak risiko serta potensinya, dan pilihan alternatif solusi yang direkomendasikan.

4. Tahap Pembangunan Fisik/Konstruksi

Berdasarkan desain yang telah dibuat, konstruksi atau pengembangansistem yang sesungguhnya (secara fisik) dibangun. Tim teknis merupakan tulang punggung pelaksanaan tahap ini, mengingat semua hal yang bersifat konseptual harus diwujudkan dalam suatu konstruksi teknologi informasi dalam skala yang lebih detail.
Dari semua tahapan yang ada, tahap konstruksi inilah yang biasanya paling banyak melihatkan sumber daya terbesar, terutama dalam hal penggunaan SDM, biaya, dan waktu. Pengendalian terhadap manajemen proyek pada tahap konstruksi harus diperketat agar penggunaan sumber daya dapat efektif dan efisien. Bagaimanapun, hal ini akan berdampak terhadap keberhasilan proyek sistem informasi yang diselesaikan secara tepat waktu. Akhir dari tahap konstruksi biasanya berupa uji coba atas sistem informasi yang baru dikembangkan.

5. Tahap Implementasi
Tahap implementasi merupakan tahap yang paling kritis karena untuk pertarna kalinya sistem informasi akan dipergunakan di dalam organisasi. Ada berbagai pendekatan untuk implementasi sistem yang baru didesain. Pekerjaan utama dalam implementasi sistem biasanya mencakup hal-hal sebagai berikut:
a. Merencanakan waktu yang tepat untuk implementasi
b. Mengumumkan rencana implementasi
c. Mendapatkan sumberdaya perangkat keras dan lunak
d. Menyiapkan database
e. Menyiapkan fasilitas fisik
f. Memberikan pelatihan dan workshop
g. Menyiapkan saat yang tepat untuk cutover (peralihan sistem)
h. Penggunaan sistem baru
Pemberian pelatihan (training) harus diberikan kepada semua pihak yang terlibat sebelum tahap implementasi dimulai. Selain untuk mengurangi risiko kegagalan, pemberian pelatihan juga berguna untuk menanamkan rasa memiliki terhadap sistem baru yang akan diterapkan. Dengan cara ini, seluruh jajaran pengguna akan dengan mudah menerima sistem tersebut dan memeliharanya dengan baik di masa-masa mendatang.

6. Tahap Pasca Implementasi
Pengembangan sistem informasi biasanya diakhiri setelah tahap implementasi dilakukan. Namun, ada satu tahapan lagi yang harus dijaga dan diperhatikan oleh manajemen, yaitu tahap pasca implementasi. Kegiatan yang dilakukan di tahap pasca implementasi adalah bagaimana pemeliharaan sistem akan dikelola.
Seperti halnya sumber daya yang lain, sistem informasi akan mengalami perkembangan di kemudian hari. Hal-hal seperti modifikasi sistem, berpedoman ke sistem lain, perubahan hak akses sistem, penanganan terhadap fasilitas pada sistem yang rusak, merupakan contoh dari kasus-kasus yang biasanya timbul dalam pemeliharaan sistem. Disinilah diperlukan dokumentasi yang memadai dan pemindahan pengetahuan dari pihak penyusun sistem ke pengguna untuk menjamin terkelolanya dengan baik proses-proses pemeliharaan sistem.
Dari perspektif manajemen, tahap pasca-implementasi adalah berupa suatu aktivitas di mana harus ada personil atau divisi yang dapat melakukan perubahan atau modifikasi terhadap sistem informasi sejalan dengan perubahan kebutuhan bisnis yang dinamis.

Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode-metode pengembangan perangkat lunak yang ada pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu metode fungsi/data (function data methods) dan metode berorientasi objek (object-oriented methods). Pada intinya, metode fungsi/data memberlakukan fungsi dan data secara terpisah. Motode berorientasi objek memberlakukan fungsi dan data secara ketat sebagai satu kesatuan.
Metode fungsi/data membedakan fungsi dan data. Fungsi, pada prinsipnya, adalah aktif dan memiliki perilaku, sedangkan data adalah pemegang informasi pasif yang dipengaruhi oleh fungsi. Sistem biasanya dipilah menurut fungsi, di mana data dikirim di antara fungsi-fungsi tersebut. Fungsi kemudian dipilah lebih lanjut dan akhirnya diubah menjadi kode sumber (program komputer).
Sistem yang dikembangkan dengan metode fungsi/data sering sulit pemeliharaannya. Problem utama dengan metode fungsi/data adalah bahwa seluruh fungsi harus paham bagaimana data disimpan. Dengan kata lain, fungsi harus paham struktur datanya. Seringkali, dalam hal-hal
tertentu, tipe data yang berbeda memiliki format data yang sangat berbeda. Problem lain dalam metode fungsi/data adalah bahwa manusia secara alami tidak berfikir secara terstruktur. Dalam kenyataannya, spesifikasi kebutuhan biasanya diformulasikan dalam bahasa manusia.
Metode berorientasi-objek mencoba menstrukturkan sistem dari item-item yang ada dalam domain masalah. Metode ini biasanya sangat stabil dan perubahannya sangat sedikit Perubahan yang terjadi biasanya mempengaruhi hanya satu atau sedikit hal tertentu, yang artinya
perubahan yang dibuat hanya terjadi secara lokal di sistem.

Sisitem Operasi

Pengertian Sistem Operasi Secara Umum dan Khusus | Kali ini Ariflaw Blog akan memberikan informasi buat temen-teman yang bertemankan masalah Dunia Teknologi tetepi ini menjurus ke Materi Pelajaran yang mungkin bisa di pelajari. Materinya mengenai Sistem Operasi, nanti akan di jelaskan secara gamblang apa si pengertian Sistem Operasi dan lain-lainnya.
Pengertian Sistem Operasi Secara Umum dan Khusus
Sistem Operasi
Secara umum, sebuah sistem komputer terdiri atas hardware, software, dan brainware di mana ketiganya saling terkait satu sama lain. Ketiganya merupakan syarat mutlak untuk menjalankan sebuah sistem komputer. 
Sebuah Sistem Operasi merupakan program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna (user)  komputer dengan hardware (perangkat keras) komputer. Tujuan dari sistem operasi adalah untuk menyediakan lingkungan di mana user dapat mengeksekusi program yang di ingginkan dengan efisien.
Sebuah Sistem Operasi sama halnya dengan sebuah Perintah. Komponen-komponenya seperti hardware, software dan data. Sistem Operasi menyediakan kemudahan untuk meggunakan berbagai sumber daya dalam sebuah operasi. Sama halnya dengan sebuah pemerintahan, sistem operasi tidak bekerja sendirian.
Sistem operasi harus menyediakan sebuah lingkungan yang di dalamnya terdapat berbagai program untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Pandangan lain tehadap sebuah sistem operasi terfokus pada kebutuhan pengendalian (control) program. Control Program mengendalikan eksekusi program user untuk mencegah error.
Tujuan Utam sebuah Sistem Operasi adalah untuk kenyamanan User. Sistem Operasi ada untuk lebih memudahkan user mengoperasikan komputer di banding tanpa sistem operasi. Tujuan lainnya adalah untuk mengefisienkan operasi sisitem computer sekaligus bertugas melakukan control dan koordinasi pengguna perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user berbeda.
Dalam Hal ini, ada beberapa sistem penting yang berkaitan dengan sistem operasi yaitu Sistem, Software, Aplikasi, Program, Data, Informasi, dan User/Multiuser. Berikut penjelasannya :
1. Sistem Adalah kumpulan elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Jerry Fith Gerald : Sistem Operasi adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatana atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. 
 
Sisitem biasanya terdiri atas komponen atau unit yang saling terkait. Dalam hal ini, sistem berkaitan dengan seluruh komponen, baik di dalam maupun di luat komponen yaitu meliputi Hardware, Software, Brainware.
Hardware Sebagai media atau alat fisik yang di gunakan untuk menjalakan software atau aplikasi. Software merupakan kumpulan beberapa perintah yang di eksekusi oleh mesin komputer dalam menjalankan pekerjaannya. Perangkat lunak ini merupakan catatan bagi  mesin komputer untuk menyinpan perintah, maupun dokumen serta arsip lainnya.
Brainware sebagai perangkat  insani (manusia) yang menjalankan komputer. Sumber daya manusia ini sangat menentukan dalam kebijakan penggunaan komoputer.
 
2. Jika Software sudah di jelaskan sebagai piranti lunak, makan program adalah aplikasi yang di gunakan pada komputer misalnya program database, progeam keuangan, program data sekolah, dan lain lainnya yang di rancang mengunakan software tertentu.
3. Aplikasi merupakan perancangan dari software dan program, yang di jalankan pada komputer. Aplikasi dapat berupa hasil olahan dari software dan program dapat pula hasil bawaan dari sistem operasi seperti Ms.Word, Ms. Excel dan lain-lain.
4. Data merupakan bahan baku dari informasi, hasil mentah informasi. atau matri yang blum diolah, sedangkan informasi adalah data yang telah di olah dan dapat dimanfaatkan oleh publik sebagai bahan refrensi.
5. User dan Multiuser merupakan subjek yang menjalankan komputer atau program. Multiuser berarti program dapat dijalankan oleh banyak subjek (banyak orang).

Demikian apa yang bisa saya sampaikan dalam Artikel Pengertian Sistem Operasi Secara Umum dan Khusus, semoga bisa bermanfaat buat kita semua dan bila ada tutur kata yang kurang pas saya Mohon Maaf. Trima Kasih akhir kata saya ucapkan Wassalamaualaiakum Wr. Wb.

Jaringan Internet

Jaringan Internet - Pengertian Jaringan Internet. Teknologi berkembang pesat sehingga ada sebuah slogan yang mengatakan "Dunia di Gemgaman Tangan Anda", salah satu teknologi yang sungguh fenomenal adalah Internet, sebuah Jaringan yang begitu kompleks namun sungguh mengagumkan maka kita sebut sebagai Jaringan Internet. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.

Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.

Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet,  seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.

Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

GAMBAR: Koneksi ke Internet

Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:

.com = organisasi komersil
.edu  = institusi pendidikan di Amerika
.ac    = institusi akademik
.gov  = institusi pemerintah
.mil   = organisasi militer
.net   = penyedia akses jaringan
.org   = organisasi non-profit

Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:

.au    =  Australia
.ca    =  Kanada
.id     =  Indonesia
.jp     =  Jepang
.my   =  Malaysia
.sw   =   Swedia
.th     =  Thailand

Sabtu, 13 Juli 2013

Internet dan Intranet

Intranet
     Kata Intranet terbagi menjadi dua bagian yaitu Intra yang berarti “Di dalam”, dan kata Net yang berarti “Jaringan” (Komputer). Jika di lihat dari sudut teknis Intranet didefinisikan sebagai penggunaan teknologi internet dan WWW (World Wide Web) didalam sebuah jaringan komputer lokal (LAN). Dan bila di artikan secara keseluruhan maka Intranet adalah Jaringan Komputer yang khusus untuk penggunaan pada lingkungan di dalam batasan suatu Organisasi, Dilihat dari sudut teknisinya, Intranet didefinisikan sebagai penggunaan teknologi Internet dan WWW (World Wide Web) di dalam sebuah jaringan komputer lokal (LAN). Local Area Network (LAN) adalah sekumpulan komputer-komputer yang saling dihubungkan pada suatu daerah atau lokasi tertentu. Intranet memaksimalkan penggunaan LAN tersebut dengan menambahi kemampuan-kemampuan Internet kedalamnya.
     Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam seperti di internet. Intranet juga adalah sebuah konsep Local Area Connection yang menghubungkan beberapa computer dalam sebuah jaringan lokal yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas internet. Intranet lebih cenderung seperti sebuah internet dalam suatu lingkungan local. Tetapi terkadang intranet juga terhubung ke internet dengan memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan intranet lainnya.
Intranet merupakan sebuah organisasi yang dilengkapi dengan sebuah atau beberapa web server untuk keperluan organisasi tersebut. Web server digunakan untuk keperluan sehari hari yang sifatnya internal seperti untuk menyimpan memo, market survey dan lain sebagainya. Biasanya akses ke web server ini hanya dapat di lakukan dari dalam kerena dilindungi oleh sebuah firewall.





     Intranet (Internal Network) mulai didengung-dengungkan pada pertengahan tahun 1995 oleh beberapa penjual produk jaringan yang mengacu pada kebutuhan informasi dalam bentuk Web di dalam perusahaan. Intranet merupakan jaringan komputer dalam perusahaan yang menggunakan komunikasi data standar seperti dalam Internet. Artinya, semua fasilitas Internet dapat digunakan untuk kebutuhan dalam perusahaan (atau dalam suatu organisasi). Dengan kata lain, Intranet dapat dikatakan ber-internet dalam lingkungan yang terbatas.
Adapun fasilitas standar Internet yang digunakan dalam Intranet antara lain adalah:


  • standar protokol TCP/IP. Standar tersebut memungkinkan protokol jaringan melakukan komunikasi, menerima dan mengirimkan data ke terminal yang lain.



  • FTP (File Transfer Protocol) yang merupakan pelayanan resource sharing, sebuah fasilitas untuk mengambil file yang ada di Internet.



  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) yang merupakan dasar dari e-mail untuk berkomunikasi



  • MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions) yang merupakan standar untuk mendefinisikan format biner, grafik dan suara agar dapat ditransmisikan dengan e-mail.



  • Selain itu terdapat juga protokol NNTP (Network News Transfer Protocol) dan POP (Post Office Protocol).


  • PERKEMBANGAN INTRANET
         Pada mulanya system Intranet dikembangkan dengan menggunakan system dedicated line. System ini menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi namun membutuhkan investasi yang mahal. System ini tidak efektif untuk perusahaan kelas menengah kebawah serta perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah yang saling berjauhan.
    Perkembangan intranet yang cepat menawarkan solusi untuk membangun sebuah intranet menggunakan public network (internet). Di lain pihak, kekuatan suatu industry juga berkembang dan menuntut terpenuhinya lima kebutuhan dalam intranet, yaitu :
    1.Kerahasiaan, dengan kemampuan scramble atau encript pesan sepanjang jaringan tidak aman.
    2.Kendali akses, menentukan siapa yang diberikan akses ke suatu system atau jaringan, sebagaimana informasi apa dan seberapa banyak seseorang dapat menerima.
    3.Authentication, yaitu menguji identitas dari dua perusahaan yang mengadakan transaksi.
    4.Integritas, menjamin bahwa file atau pesan tidak berubah dalam perjalanan.
    5.Non-repudiation, yaitu mencegah dua perusahaan saling menyangkal bahwa mereka telah mengirim atau menerima file.
         Kebutuhan ini sepenuhnya didukung oleh internet yang memang dirancang sebagai jaringan terbuka dimana pengguna mendapatkan kemudahan untuk transfer dan berbagi informasi.

    ALASAN PENGGUNAAN INTRANET
    Terdapat beberapa hal-hal yang mendorong penggunaan Intranet yaitu adalah kebutuhan akan informasi. Alasan penggunaan intranet yang lainnya adalah komunikasi yang lebih baik, biaya pengembangan dan perawatan yang lebih murah dibandingkan dengan teknologi client server biasa, keinginan untuk mendapatkan informasi yang mudah digunakan dan sederhana dalam akses pada berbagai sumber yang menarik dari internet, mudah mendistribusikan program aplikasi ke user, dan yang terakhir adalah menaikkan akses dan distribusi informasi ke pengguna.
    Alasan lainnya penggunaan intranet yaitu :


  • Antaroperabilitas: dengan protokol TCP/IP, suatu network dapat terdiri dan komponen-komponen yang heterogen, baik perangkat keras maupun perangkat Iunaknya.



  • Tingkat pengembangan yang tinggi: teknologi World Wide Web merniliki tingkat pengembangan dan peningkatan yang tinggi, baik di dalam memperbesar (upsizing) atau memperkecil (downsizing) ukuran network tersebut.



  • Biaya murah: suatu organisasi yang ingin membangun LAN kini bisa memilih komponen-komponen sesuka hatinya, karena TCP/IP tidak terikat oleh arsitektur tertentu.



  • Kemudahan pemakaian komputer: teknologi WWW bukan hanya memudahkan pemakaian bagi user, tetapi untuk para teknisi serta pegawai lainnya di dalam mengelola jaringan.



  • Tunjangan multiplatform: network TCP/IP dapat dibentuk dari sistem-sistem dengan platform yang berbeda. Hal ini juga memudahkan jika ada penambahan komponen network; tidak perlu mengubah keseluruhan platform.

  • Jika dilihat dari sudut teknisnya, intranet didefinisikan sebagai penggunaan teknologi Internet dan WWW (World Wide Web) di dalam sebuah jaringan komputer lokal (LAN).
    LAN (Local Area Network) adalah sekumpulan komputer-komputer yang saling dihubungkan pada suatu daerah atau lokasi tertentu (misalnya di dalam satu kantor, di dalam satu perusahaan, satu sekolah, dan sebagainya). Intranet memaksimalkan penggunaan LAN tersebut dengan menambahkan kemampuan-kemampuan Internet ke dalamnya.

    TEKNOLOGI YANG DIPAKAI PADA INTRANET (HARDWARE DAN SOFTWARE)
    Hardware :
    1.Local Area Network (LAN)
    2.Client Server
    3.Komponen LAN yang terdiri dari Komputer server, Komputer workstation, Adater network atau NIC, Kabel, Komponen pendukung LAN.
    Software :
    1.System operasi network
    2.Web server
    3.Web browser
    4.File HTML
    5.File pendukung

    KEUNTUNGAN INTRANET
    Keuntungan intranet pada sebuah perusahaan yaitu :
    1.Produktifitas kerja, adanya intranet dapat membantu para pekerja dalam suatu organisasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk menunjang peran dan tanggung jawab masing-masing.
    2.Pemanfaatan waktu, melalui intranet lah pegawai organisasi dapat memperoleh akses informasi kapanpun sehingga terjadi efesiensi waktu dan dapat juga memberikan informasi setiap saat secara aktual.
    3.Komunikasi, dengan adanya intranet dapat memudahkan komunikasi antar bagian baik secara horizontal atau vertical dalam organisasi.
    4.Operasi dan manajemen, intranet dapat digunakan untuk mendukung operasi dan keputusan dalam bisnis baik secara internal maupun antar organisasi.
    5.Melalui intranet di himpun seluruh informasi tentang organisasi sehingga meningkatkan efesiensi akses informasi organisasi.
    6.Terhubung dengan system internet sehingga memungkinkan akses terhadap berbagai informasi.



    INTERNET
    Di era teknologi informasi seperti sekerang ini, internet menjadi salah satu elemen yang tak terpisahkan bagi banyak manusia modern. Dimana, melalui internet hampir setiap orang terhubung tanpa ada batasan ruang dan waktu. Sejak kemunculannya hingga saat ini, internet telah menjadi dunia baru bagi manusia modern untuk menjalankan berbagai aktifitasnya, yang notabene dulu dikerjakan secara konvensional. Sebut saja misalnya dalam aktifitas surat menyurat. Jika dulu kita harus datang ke kantor pos dan meletakkan prangko sebelum mengirimnya, sekarang dengan menggunakan teknologi internet, kita bahkan dapat mengirim surat elektronik ke belahan dunia manapun hanya dalam waktu beberapa detik saja, tanpa perlu membubuhkan prangko apalagi datang ke kantor pos. Begitu juga dengan aktifitas sosial kita, seperti bercengkrama, ngobrol, nongkrong dengan teman-teman, ataupun mencari kenalan baru. Dulu, hal ini kita lakukan dengan cara buat arisan, pertemuan, dsb. Tapi sekarang ini, aktifitas sosial semacam itu bisa kita alihkan ke dunia internet.
    Internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.
    Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
    Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.



    Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk saling berkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.
    Yang termasuk dalam layanan internet services antara lain:


  • Web, adalah fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks, gambar, bunyi, animasi dan data multimedia lainnya, yang diantara data tersebut saling berhubungan satu sama lain.
  • E-Mail (Electronic Mail), dengan fasilitas ini kita dapat mengirim dan menerima surat elektronik (e-mail) pada/dari pemakai komputer lain yang terhubung di internet, dan dapat menyertakan file sebagai lampiran (attachment).



  • Newsgroup, fasilitas ini digunakan untuk mendistribusikan artikel, berita, tanggapan, surat, penawaran ataupun file ke pemakai internet lain yang tergabung dengan kelompok diskusi untuk topik tertentu. Dengan fasilitas ini pula kita dapat melakukan diskusi, seminar ataupun konferensi dengan cara elektronik tanpa terikat waktu, ruang dan tempat.



  • FTP (File Transfer Protocol), fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan ke server computer tertentu dan bila perlu menyalin (download) file yang kita butuhkan dari server tersebut dan menyimpannya di komputer kita.



  • Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL atau DNS Server hosting terdiri dari gabungan server-server atau sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.



  • Internet Relay Chat/IRC merupakan fasilitas untuk komunikasi langsung dengan menggunakan keyboard. kita dapat ambil bagian dalam komunikasi publik dengan sekelompok orang. Kita juga dapat menggunakan IRC untuk mengatur komunikasi pribadi dengan orang-orang tertentu, yaitu sejenis teleconference.



  • Internet Phone/Conference yaitu fasilitas untuk melakukan percakapan jarak jauh via INTERNET. Untuk itu diperlukan aplikasi khusus dan dukungan hardware multi media.


  • Protokol lainnya yang relatif baru dan sangat penting bagi Internet maupun Intranet adalah HTTP (HyperText Transport Protocol). Komputer yang memakai HTTP (dengan menggunakan perangkat lunak tertentu) disebut Web server. HTTP bertanggung jawab atas distribusi dan kolaborasi dokumen yang ada di Web server. HTTP tidak perlu tahu data yang dibawanya dan bahkan sistem operasi yang menjalankan Web server. Bila suatu platform mendukung TCP/IP dan multitasking, maka HTTP dapat digunakan. Kini, HTTP merupakan dasar dari layanan World Wide Web (WWW) Internet/Intranet.
    Secara umum, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa teknologi yang digunakan antara Internet dan Intranet adalah sama. Namun demikian terdapat perbedaan antara Internet dengan Intranet dilihat dari perspektif jangkauan dan penggunaannya, yakni:


  • Lingkup akses dan jangkauan.



  • Cara teknologi yang digunakan untuk berkomunikasi.



  • Tujuan dari terselenggaranya komunikasi.



  • Pada Internet, lingkupnya adalah global, komunikasi lewat saluran telekomunikasi publik, dan penggunanya bisa siapa saja tanpa membedakan posisi seseorang dalam kaitannya dengan isi informasi.



  • Pada Intranet, cakupannya lebih terbatas, yakni di dalam organisasi; hubungannya antar kelompok kerja atau departemen di dalam perusahaan; penggunaannya oleh komunitas yang sudah ditentukan.
  • Label: , , ,